Makanan Penyebab Asam Urat Yang Tetap Boleh Dikonsumsi

7 Mar

Anda sudah tahu kan jika salah satu pemicu asam urat adalah makanan. Nah untungnya, tidak semua jenis makanan yang menyebabkan asam urat benar-benar harus Anda hentikan konsumsinya. Karena bisa saja kan makanan-makanan tersebut termasuk makanan favorit Anda.

Makanan Penyebab Asam Urat Yang Tetap Boleh Dikonsumsi

Makanan yang memicu asam urat tinggi, faktanya memang harus dijauhi, namun bukan berarti menjauh dan tidak mengkonsumsinya sama sekali. Ada beberapa jenis makanan yang dianggap masih boleh kok untuk tetap dikonsumsi oleh penderita asam urat, namun konsumsinya tidak boleh berlebihan.

Asam urat atau Gout adalah penyakit yang menyebabkan peradangan sendi akibat menumpuknya kristal-kristal tajam zat asam urat pada area tertentu. Jika kristal tajam yang dimaksud sudah berkumpul di area sendi tertentu, misalnya pada jempol kaki asam urat akan sangat menyakitkan dan membuat penderitanya kesulitan berjalan. Selain pada jempol kaki, persendian lainnya seperti pergelangan kaki, lutut, dan sendi-sendi di tangan juga bisa jadi tempat tertumpuknya kristal asam urat.

Selama ini, cara yang tepat sebagai pengobatan alami gangguan asam urat adalah mengeliminasi semua makanan yang memiliki kadar purin tinggi. Walaupun memang beberapa makanan penyebab asam urat benar-benar harus dijauhi sama sekali, tapi masih ada makanan yang boleh dikonsumsi sesekali.

Nah berikut ini adalah jenis makanan penyebab asam urat yang tetap boleh dikonsumsi asal tidak berlebihan.

1. Makanan yang mengandung lemak jenuh.

Tidak semua daging itu sama dalam kandungan purinnya. Dalam kandungan purin, daging putih lebih baik ketimbang daging merah. Walaupun begitu, tidak mengapa juga bila sesekali Anda mengonsumsi daging merah seperti sapi misalnya yang lebih baik ketimbang kambing. Akan tetapi saat sedang menderita asam urat, Anda harus menghindari konsumsi daging merah, unggas yang bagian dagingnya dipadati lemak, serta produk susu dengan kadar lemak tinggi.

2. Makanan dan minuman manis.

Hindari makanan manis yang tinggi sirup jagung fruktosanya seperti roti tawar putih, kue, permen, soda atau jus kemasan. Tidak hanya beresiko menggemukkan, makanan dengan kandungan pemanis dalam makanan ini dapat merangsang tubuh untuk memproduksi asam urat.

3. Bayam.

Bayam, legume, asparagus, polong, dan jamur ternyata termasuk makanan yang mengandung purin yang lebih banyak dibanding sayuran lainnya. Dalam setiap 100 gram porsi sayuran tersebut, terdapat 50-150 mg purin. Akan tetapi, Anda tidak perlu sampai harus menghindari makanan ini karena berbagai studi menunjukkan sayuran tersebut tak meningkatkan resiko radang sendi asam urat. Walau kadar purinnya tergolong rendah, namun tak ada salahnya kalau Anda membatasi konsumsinya yaitu tak lebih dari 2 porsi tiap minggunya.

4. Jeroan.

Bukan rahasia lagi jika jeroan seperti hati, ginjal, otak, dan lainnya merupakan salah satu makanan penyebab asam urat yang harus dihindari konsumsinya sama sekali. Memang rasanya enak, namun ada baiknya Anda menahan diri untuk tidak menyertakan jeroan dalam hidangan apapun yang sedang disantap.

5. Ikan haring.

Walau ada beberapa jenis seafood yang masih boleh dikonsumsi sesekali, namun ada pula yang harus dihindari sama sekali oleh mereka yang menderita asam urat. Contohnya, kerang, ikan haring, sarden, makarel, trout, dan tuna. Selain itu, udang, lobster, belut, dan kepiting masih tergolong aman.

6. Seafood

Seafood dan daging perlu diminimalisir konsumsinya jika Anda ingin terhindar atau sembuh dari asam urat. Seafood adalah jenis makanan yang mengandung banyak purin. Saat masuk ke dalam tubuh, makanan justru akan dicerna menjadi asam urat. Namun kalau Anda sangat menggemari makanan laut tersebut, maka batasi konsumsinya hingga 170gr saja per hari.

Itu dia jenis-jenis Makanan Penyebab Asam Urat Yang Tetap Boleh Dikonsumsi, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Salam 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *