Bolehkah Mengkonsumsi Cokelat Bagi Penderita Asam Urat

23 Aug

Siapa yang tidak menyukai camilan nikmat yang satu ini, Cokelat. Namun tidak semua orang bisa mengkonsumsinya dikarenakan beragam alasan. Ada juga yang berpendapat bahwa penderita asam urat tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi Cokelat karena dapat memperburuk kondisi asam urat. Benarkah begitu?

Bolehkah Mengkonsumsi Cokelat Bagi Penderita Asam Urat
Faktanya Cokelat adalah salah satu makanan yang memiliki kandungan purin rendah, jadi sebenarnya aman-aman saja jika dikonsumsi oleh penderita asam urat. Cokelat adalah salah satu bahan makanan yang memiliki kandungan zat antioksidan seperti fenolic (termasuk asam fenolic, katekin, epikatekin dan proanthocyanidin), polymeric fenolic yang tidak larut dan methylxanthine (seperti kafein, theobromine dan theofilin). Jadi coklat sendiri tidak mengandung purin. Coklat dikaitkan dengan asam urat karena kandungan Theobromine yang ada di dalamnya.

Lalu apa yang dimaksud Theobromine? Theobromine ternyata adalah salah satu jenis Xanthine (dalam hal ini methylxanthine) yang ditemukan dalam cacao, serta memiikistruktur kimia yang hampir menyerupai kafein. Kandungan Xanthine yang terdapat pada cacao tidak mempunyai kaitan dengan metabolisme purin baik anabolik maupun kataboliknya pada manusia. Dengan begitu Theobromin, zat yang selalu dikhawatirkan sebagai pemicu asam urat pada jalur metabolismenya akan menghasilan banyak Xantine, tidak terbukti.

Hal tersebut juga disetujui dalam penelitian yang dilakukan oleh Kela, dkk juga oleh Felix Grases, Adrian Rodriguez & Antonia Costa-Bauza dalam journal.pone october 21, 2014 lalu, bahwa Methylxanthine juga memiliki efek menghambat kerja xantin oksidase sehingga terjadi penghambatan pada proses nukleasi dan pembentukan kristal asam urat.

Selain tidak terbukti Cokelat dapat menjadi pemicu asam urat, Cokelat justru menjadi salah satu makanan yang dapat membantu meredakan asam urat. Berikut fakta selengkapnya.

Kandungan Flavonoid dan Procyanidin yang mempunyai efek antioksidan dan antiinflamasi yang kuat, sehingga mengurangi nyeri dan rasa sakit yang terjadi pada penderita gout (seperti yang ditulis oleh Dr Steven Warren, pada “Flavonoid Research”)
Kandungan epicatekin yang merupakan antioksidan kuat juga akan mencegah serangan gout (asam urat) yang berikutnya.

Dari semua keuntungan cokelat bagi penderita asam urat yang sebenarnya membuat kekhawatiran mengkonsumsi cokelat karena :

Karena cokelat sering dikemas dalam bentuk camilan yang tinggi kalori karena sering dalam bentuk cokelat susu. Kalori yang tinggi akan membuat seseorang berkembang menjadi lebih gemuk dan gemuk tentunya akan memperburuk kondisi asam urat.
Pada beberapa penelitian juga mengatakan bahwa efek Theobromine cacao dalam tubuh juga tergantung dari kadar dan bioavailabitas dari Theobromine itu sendiri (dapat dibaca dalam tulisan Cheng Chen Meng, Abbe Maleyki Mhd Jalil dan Amin Ismail; Molecules 2009, 14, 200-209). Jadi sifatnya sangat individual.

Meskipun Cokelat memiliki kadar purin rendah, namun tetap perlu diperhatikan dalam mengkonsumsinya. Tidak hanya bagi penderita asam urat, konsumsi Cokelat hanya bisa dilakukan dalam waktu tertentu, dan tidak setiap hari atau bahkan setiap waktu.

Baca juga : Obat Herbal Yang Bagus Untuk Asam Urat Pada Ibu Hamil

Demikianlah seputar artikel mengenai Bolehkah Mengkonsumsi Cokelat Bagi Penderita Asam Urat, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *